Senin, 05 September 2011

Algoritma


Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis
¡ Algoritma adalah urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah
§ Urutan logis berarti urutan langkah-langkah harus benar, dan langkah-langkah itu sendiri juga harus benar
¡ Tanpa disadari kita sering menerapkan algoritma dalam kehidupan sehari-hari
§ Menyapu halaman
§ Mencuci piring
§ Mandi
§ Dan banyak contoh lainnya …
¡ Setiap orang punya pola pikir yang berbeda, karena itu akan menghasilkan algoritma yang berbeda
¡ Algoritma dikatakan benar apabila dapat memecahkan masalah
¡ Perlu dipertimbangkan masalah efisiensi dalam penyusunan algoritma
¡ Pemilihan rute jalan, misalnya
§ Beberapa rute mungkin akan menghasilkan tujuan yang sama
§ Ada rute yang lebih efisien dibanding rute lainnya
§ Sebaiknya yang diambil adalah rute terpendek
¡ Algoritma dapat dinotasikan dalam beberapa cara, yaitu:
§ Dengan untaian kalimat deskriptif
§ Dengan pseudocode
§ Dengan flowchart
¡ Flowchart lebih baik dibandingkan pseudocode
¡ Merupakan gambaran dalam bentuk diagram alir dari algoritma-algoritma dalam suatuprogram yang menyatakan arah alur program tersebut
¡ Disajikan dalam bentuk grafik/gambar
¡ Dapat membantu programmer maupun orang lain dalam memahami alur program (apa sajainput, proses dan output dari program)
¡ Representasi visual, karena itu lebih mudah dipahami
¡ Jumlah simbol yang digunakan sedikit, karena itu lebih sederhana dan lebih mudah dipelajari

Selasa, 23 Agustus 2011

Surat Kecil untuk Tuhan

  Surat Kecil untuk Tuhan
Tuhan ..
Andai aku bisa kembali..
Aku tidak ingin ada tangisan di dunia ini.
Tuhan ..
Andai aku bisa kembali
Aku tidak ingin ada hal yang sama terjadi padaku ,terjadi pada
siapapun.
Tuhan ..
Bolehkah aku menulis surat kecil untuk-mu
Tuhan ..
Bolehkah aku memohon satu hak kecil untuk-mu
Biarkan aku tetap melihat bulan dan bintang
Tuhan ..
Bolehkah aku..
Hidup untuk waktu yang lama
Tuhan..
Bolehkan aku..
Tersenyum untuk waktu yang lebih lama
Agar tidak ada lagi air mata dalam hidupku..
Tuhan..
Bolehkan aku menjadi dewasa seperti burung yang terbang
sebebasnya dilangit
Tuhan..
Bolehkah engkau tidak pisahkan aku dari ayah dan temanteman
yang aku sayangi.
Tuhan..
Surat kecilku ini
Adalah permintaan terakhirku.
Andai aku bisa kembali..


In memorial for
Gita Sesa Wanda Cantika.
19/06/91-25/12/06

Kamis, 10 Maret 2011

Amanat

Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini,,,,,
semua hanyalah amanat..................

Sabtu, 26 Februari 2011

Masalah yang membuatku lebih dewasa...............

Pembaca yang Terhormat,,,,
Blog ini saya buat atas dasar hati yang sedang kalut di terpa berbagai masalah kehidupan,,,,,
Ada kalanya setiap manusia memiliki masalahnya masing- masing termasuk saya,,,,
Dimana permasalahan itu membuat saya menjadi semakin kuat,, dewasa,,, dan memahami arti kehidupan……
Keluarga merupakan sesuatu yang terpenting dalam hidup saya,,,,
Berhasil dan gagalnya saya nanti,,, adalah hasil dari didikan orang tua,,,,
Tapi tak lepas dari itu,,, keluarga saya juga bukan termasuk keluarga yang harmonis……
Meskipun begitu,,,, saya ingin membuat mereka bangga karena telah melahirkan saya di dunia ini,,,,
Karena baik atau buruknya mereka,,,, mereka tetap orang yang paling berjasa dalam hidup saya,,,,,
Jagalah keluargamu,,,, seperti ibarat kamu menjaga sesuatu yang sangat berharga dalam hidupmu…………….

Rabu, 23 Februari 2011

Menggapai Mimpi

Siapa yang tak ingin mimpi-mimpinya menjadi kenyataan. Mimpi menjadi nyata adalah sebuah pencapaian terbesar dalam kehidupan seseorang. Tapi apakah anda tahu bagaimana menggapai mimpi ? tentu banyak yang tidak tahu dan menganggap mimpi hanyalah sesuatu yang tak mungkin terjadi. dibawah ada sedikit cara agar mimpi bisa tergapai.
  1. Patrilah dalam ingatan anda apa yang menjadi mimpi anda. Mimpi yang telah terpatri dalam ingatan akan menjadi motivasi untuk terus mengejar mimpi itu.
  2. Berdoa. Yah, berdoa adalah salah satu cara menggapai mimpi dan menjadi penentu paling utama dalam menggapai mimpi. Berdo’a harus jelas, jika mimpinya adalah berbentuk barang maka sebutkan barang itu dalam do’a dengan jelas, warna, bentuk, gambaran dan kapan waktu untuk mewujudkan barang itu. Selanjutnya yakinlah bahwa Tuhan maha kaya dan serahkan semuanya kepadaNya.
  3. Ikat pinggang. Nah ini juga bagian dari menggapai mimpi yang sangat penting. Untuk bisa menggapai mimpi anda harus berani mengorbankan sesuatu. Jika mimpi itu harus menggunakan uang untuk mendapatkannya, maka beranilah mengurangi konsumsi uang berlebihan. Ikatlah pinggang anda kencang-kencang agar tidak kekenyangan. Anda mengerti maksud saya kan ? maksudnya anda harus mau prihatin. Ngirit, lata orang-orang bijak.
  4. Konsisten. Anda harus konsisten dan tidak plin-plan dalam menggapai mimpi. Memang tidak mudah menggapai mimpi, tapi nikmatilah hidup anda dengan kegiatan yang bermanfaat dan produktif secara terus-menerus. Sikap konsisten dan disiplin akan membuat hidup anda menjadi terarah dan akan lebih mudah dalam menggapai mimpi.
  5. Yang terakhir adalah pasrahkan diri anda kepada sang pencipta. Jangan terlalu banyak mengumbar janji kepada Tuhan. Jika saya mendapatkan ini, maka saya akan begini. No, Tuhan tidak bisa di dikte. Yakinlah bahwa Tuhanlah yang memberikan segala yang anda minta tidak ada yang lain.

Menggapai Rezeki Allah


Sesungguhnya Allah yang memberikan rezeki seluruh makhluk-Nya, baik yang kecil maupun yang besar termasuk manusia didalamnya. Tidak ada satu pun makhluk yang terlewat dari mendapatkan rezeki dari-Nya dan semua itu tidak akan pernah mengurangi kekayaan-Nya sedikit pun, sebagaimana firman-Nya :
وَمَا مِن دَآبَّةٍ فِي الأَرْضِ إِلاَّ عَلَى اللّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

Artinya : “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya dan dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Huud : 6)
Setiap manusia tidak perlu merasa khawatir akan rezekinya karena itu semua sudah ditetapkan Allah swt ketika dirinya masih berupa janin didalam perut ibunya. Allah swt telah menentukan dan membatasi rezeki seseorang dan tidak akan pernah diambil oleh orang lain.
Seandainya setiap manusia menyadari akan hal ini tentulah hatinya akan merasa tenang terhadap rezekinya. Dengan demikian tidak sepantasnya bagi seorang muslim untuk mencarinya dengan cara-cara yang tidak dihalalkan, sebagaimana sabda Rasulullah saw,”… Bertakwalah kepada Allah dan perindahlah didalam mencari (rezeki). Janganlah keterlambatan rezeki menjadikanmu mencarinya dengan bermaksiat kepada Allah.
Sesungguhnya Allah tidaklah memberikan apa yang ada disisi-Nya kecuali dengan ketaatan kepada-Nya.” (HR. Ibnu Hibban, Ibnu Majah, Hakim dan yang lainnya dengan lafazh yang sejenis)
Allah membentangkan rezeki seluruh makhluk-Nya dan menentukan kadar atau ukuran yang diterima masing-masing mereka, sebagaimana firman-Nya :
اللّهُ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاء وَيَقَدِرُ وَفَرِحُواْ بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا فِي الآخِرَةِ إِلاَّ مَتَاعٌ

Artinya : “Allah meluaskan rezki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit).” (QS. Ar Ra’du : 26)
Allah yang melapang atau menyempitkan, mengangkat atau merendahkan, memberikan dan menahan rezeki seseorang. Dia mengayakan dan mencukupkan rezeki siapa saja yang dikehendaki-Nya dan Dia juga memiskinkan dan tidak memberikan kecukupan rezeki siapa saja yang dikehendaki-Nya dan semua itu berjalan atas hikmah dan keadilan-Nya. Dia Maha Mengetahui siapa-siapa yang berhak mendapatkan kelebihan rezeki dan menjadi kaya dan siapa-siapa yang berhak atas kekurangan rezeki dan menjadi faqir. Adanya orang-orang miskin dan adanya orang-orang fakir adalah sunatullah didalam kehidupan manusia demi keberlangsungan kehidupan itu sendiri, sebagaimana firman Allah swt :

Artinya : “Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? kami Telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami Telah meninggikan sebahagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS. Az Zukhruf : 32)

Artinya : “Dan dia lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu.” (QS. Al An’am : 165)
Sesungguhnya dilebihkannya rezeki seseorang bukanlah berarti bahwa orang itu lebih dimuliakan dan diutamakan oleh Allah swt dari orang yang tidak mendapatkan kelebihan rezeki. Betapa kita telah menyaksikan banyak orang-orang musyrik, kafir para pelaku kemaksiatan yang memiliki harta banyak bahkan melimpah sementara tidak sedikit orang-orang shaleh yang tidak memiliki banyak harta bahkan hidup dengan penuh kekurangan harta benda atau miskin.
Dan tidak jarang semakin bertambah kekufuran dan kemaksiatan orang-orang kafir justru semakin ditambah harta benda dan kenikmatan dunianya oleh Allah swt hingga sampai batas yang telah ditentukan kemudian Allah timpakan kepada mereka adzab-Nya, sebagaimana firman-Nya :

Artinya : “Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al An’am : 44)
Jika didalam permasalahan harta benda ini seseorang melihat kepada orang lain yang lebih kaya maka tidak akan pernah menghasilkan sifat syukur kepada Sang Pemberi nikmat dan yang ada justru kekufuran, berprasangka buruk kepada-Nya dan menyesali berbagai amal shaleh yang telah dilakukannya karena beranggapan bahwa itu semua tidak memberikan perubahan apa-apa didalam kehidupannya.
Oleh karena itu didalam permasalahan ini hendaklah seseorang melihat kepada orang yang lebih kekurangan dari dirinya, sebagaimana hadits Rasulullah saw,”Lihatlah orang yang lebih dibawah dari kalian dan janganlah kalian melihat orang yang lebih diatas dari kalian sementara ia adalah orang yang berhak. Dan janganlah kalian menghinakan nikmat Allah kepada kalian.” (HR. Muslim)
Rasa syukur atas segala nikmat Allah yang diberikan kepadanya betapa pun kecilnya merupakan sarana mendapat keredhoan-Nya dan menjadikan orang itu berhak untuk mendapatkan tambahan rezeki dari-Nya.
Artinya : “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS. Ibrahim : 7)
Dan diantara hikmah keberadaan orang-orang kaya disamping orang-orang miskin adalah sebagai ujian bagi mereka terhadap nikmat yang diberikan kepada mereka. Allah swt ingin menguji orang yang kaya dengan kekayaan dan harta bendanya untuk kemudian menanyakan mereka tentang rasa syukurnya terhadap itu semua begitu juga dengan kefakiran yang diberikan Allah kepada seseorang adalah sebagai ujian baginya untuk kemudian menanyakannya akan kesabarannya terhadap kekurangan itu.
Tentunya kehidupan manusia berdiri diatas perbedaan, diantara perbedaan itu adalah adanya orang-orang kaya dan disisi lain adanya orang-orang miskin. Kehidupan tidak akan berjalan ketika seluruhnya adalah orang kaya atau seluruhnya adalah orang miskin. Untuk itu hubungan diantara mereka adalah hubungan yang saling membutuhkan demi menjaga keberlangsungan kehidupan di dunia.

Bersyukur...............

hmm…. Subhanallah betapa banyaknya karunia Allah untuk kita, kesehatan, nikmat iman dan semua nikmat yang Allah berikan kepada kita tidak dapat kita torehkan dalam tinta - tinta tak dapat kita ucapkan dengan kata2… sungguh banyak… namun terkadang kita kurang bersyukur (bahkan lupa bersyukur) untuk bangun pagi saja kita terkadang lupa untuk sekadar bersyukur yah bersyukur bahwa kita masih diberikan nafas kehidupan oleh sang pencipta “alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur”
itu hanya contoh kecil dalam kehidupan. bagaimana dengan nikmat Allah yang lain??
ketahuilah bahwanya bersyukur itu akan semakin mendekatkan kita kepada Allah, karena kita selalu mengingatNYA. Subahanallah…
ketahuilah pula bahwasanya dengan bersyukur maka akan membuat hati kita tennag dan bahagia…
maka bersyukurlah kepada Allah dan berterimakasihlah kepada manusia…
semoga pagi ini akan membuka pintu hati kita untuk belajar mensyukuri semua yang ada..
Bismillahirrahmaniirrahim…….